Munculnya IMUCU sungguh fenomenal dirasa. Pertemuan teman yg saling membanggakan diri karena usaha masing-masing, akhirnya terdapat pengakuan klasik, tidak ada satupun usaha yang bisa bertahan hingga sekarang. Sejak itu…. lahirlah produk IMUCU ( Imut, Unik dan Lucu ). Mau tau kisahnya ?????
Bermula dari dua sahabat SMA….
Perjalanan usaha yang dilakukan selama satu tahun terakhir memang tidak mudah tapi tidak juga bisa masuk kategori sulit….
Setelah jatuh bangun dalam bisnis sebelumnya, akhirnya ketemu juga usaha yang sesuai dengan karakter dan passion kami.
Cerita dimulai ketika pada tahun 2008 pertemuan owner dengan seorang teman di Malang yang memiliki produk unik dan lucu banget. Sandallucu….itulah awal mula berdirinya usaha ini.
Owner yg waktu itu masih sama-sama bekerja pada perusahaan swasta di Surabaya sepakat untuk memulai usaha bersama dengan modal masing-masing orang Rp.50.000 dan terkumpullah uang Rp. 100.000. Dengan uang tersebut owner memberanikan diri untuk bernegosiasi dengan produsen sandallucu yang kala itu ada di Malang.
Deal bahwa Owner adalah agen utama yang membawahi wilayah Surabaya dan sekitarnya, artinya kami adalah pemegang utama lisensi berjualan sandallucu di wilayah ini.
Kebetulan pada tanggal 4 mei 2008 ada pameran franchise di gramedia expo. Dengan membuat brosur dari kertas A4 dipotong jadi tiga dan difotokopi menjadi 150 lembar. Fotokopi didaerah kampus di ketintang habis sekitar 10.000-15.000. Dan akhirnya hadir di franchise expo yang megah ini.
Tapi tunggu dulu….Owner bukan berada di dalam expo, namun ada diparkiran sambil menyebar brosur. Dengan terus waspada, karena harus main kucing-kucingan dengan security. Menurut mereka yang Owner lakukan adalah ilegal.
Strategi waktu itu, sandal dibagi menjadi paket kecil-kecil sehingga untuk bergabung menjadi agen, orang cuma bermodalkan Rp.250.000. Owner ingin mengubah image kepada yang baru mau mulai usaha bahwa tidak butuh modal gede untuk memulai suatu usaha.
Modal utama yang harus dimiliki bukan uang, namun berani action. Itu yang telah terbukti. Keesokan harinya mulai ada orang yang telpon dan ada lagi, ada lagi dan lagi…… Akhirnya, owner mulai membuat janji untuk ketemuan dengan mereka.
Pernah pada suatu hari, kami kaget, heran dan bingung kok bisa orang kasih duit dengan hanya dikasih kuitansi dan barang baru dikirim 2 minggu kemudian.
Hari pertama kami mendapat uang Rp. 1.500.000 dan hari berikutnya total yang kami terima sebesar Rp.2.500.000. Senangnya….
Tapi ini baru awal perjalanan kami, dengan senang hati kamipun menghubungi produsen sandallucu di Malang dan dengan Pede-nya memesan 300 pasang sandal untuk kami berikan pada para agen yang sudah membayar kepada kami.
Cobaan pertama datang…. Tidak mudah menghadapi cobaan ketika kami telah menerima uang sebesar 2.500.000 dari beberapa agen dan kami telah menjanjikan akan memberikan barang maksimal 2 minggu dari diterimanya pembayaran dari mereka. Dan ternyata produsen tidak dapat memenuhi permintaan ini.
Sempat terbayang dipikiran waktu itu…. kami masuk penjara mana ini????? Sempat takut dengan pikiran sendiri dengan menghayal yang aneh-aneh.
Kami memetik satu pelajaran… tidak usah berpikir macam-macam…Malah tambah ciut nyali, terus action gak usah mikirin jeleknya ambil positifnya. Karena kami tidak punya pilihan lain, pilihannya cuma 2 penuhi order atau ……… anda isi sendiri jawabannya. he..he…
Kami lalu melakukan konsultasi dengan produsen di Malang….. Akhirnya tercapai kata sepakat kami mendapat ijin untuk mencari alternatif di tempat lain. Setelah Pitching sana-sini akhirnya ketemu juga. Awalnya binggung…ni produk mau di kasih nama apa…akhirnya…muncullah kata IMUCU yang singkatan dari Imut, Unik, dan Lucu. Alhamdulillah…. satu masalah terselesaikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar